74HssqAmpAieSQYdpeY0UHJ3eJx0ro2Bjc2BCzNj

Harapan dan Doa Korban Bank Mandiri Taspen purwokerto

Harapan dan Doa Korban Bank Mandiri Taspen purwokerto


PURWOKERTO
 – Perjuangan para korban dugaan kasus yang melibatkan mantan karyawan Bank Mandiri Taspen Purwokerto terus bergulir. Di tengah upaya mendapatkan kembali hak-hak mereka, sejumlah korban memilih menguatkan diri melalui doa.

Salah satunya disampaikan dr. Bu Kamsiyah. Dalam doa yang dibagikan pada Kamis (11/9/2026), ia mendoakan agar seluruh pihak yang tengah memperjuangkan keadilan diberikan kekuatan, kesabaran, dan keberanian.

“Ya Allah, Tuhan Yang Maha Adil dan Maha Melihat. Kuatkanlah hati saudara kami yang sedang berjuang menegakkan keadilan,” demikian bagian awal doa tersebut.

Dalam doanya, dr. Bu Kamsiyah juga memohon agar para pejuang keadilan dijauhkan dari rasa lelah, takut, dan putus asa. Ia berharap perjuangan yang dilakukan untuk memperoleh keadilan dapat menjadi amal ibadah.

Doa tersebut juga ditujukan kepada masyarakat yang merasa dirugikan dan menjadi korban dalam persoalan tersebut. Ia memohon agar mereka diberikan ketabahan serta mendapatkan penggantian atas kerugian yang dialami.

“Untuk saudara-saudara kami yang sedang dirugikan dan tertipu, Ya Rahman... lapangkanlah hati mereka, gantikanlah kerugian mereka dengan yang lebih baik, dan kembalikanlah hak-hak mereka dengan cara-Mu yang terbaik,” lanjutnya.

Kasus yang menyeret mantan karyawan Bank Mandiri Taspen Purwokerto sebelumnya mendapat perhatian luas setelah sejumlah nasabah mengaku mengalami kerugian. Para korban, yang sebagian di antaranya merupakan pensiunan, terus memperjuangkan penyelesaian dan pemulihan hak mereka melalui jalur hukum maupun langkah-langkah lainnya.

Bagi para korban, perjuangan tersebut bukan semata soal kerugian materi. Mereka juga berharap adanya kejelasan mengenai persoalan yang terjadi serta kepastian bahwa hak-hak mereka dapat dikembalikan.

Melalui doa yang disampaikannya, dr. Bu Kamsiyah berharap kebenaran dapat segera terungkap dan keadilan benar-benar ditegakkan.

“Bukakanlah pintu keadilan seadil-adilnya, dan tunjukkanlah kebenaran sejelas-jelasnya. Sesungguhnya Engkau sebaik-baiknya Pemberi Keadilan. Aamiin Ya Rabbal Alamiin,” tutupnya.